sbnasional

Klarifikasi Aremania Ricuh di Kanjuruhan April 2018

Laga Arema Fc melawan Persib Bandung harus ternoda dengan ulah supporter Aremania ricuh di akhir laga. Pertandingan itu di mainkan di Stadion Kanjuruhan Malang, pada hari Minggu 15 April 2018. Pada pertandingan itu sekor berakhir imbang 2-2 untuk Arema fc dan Persib Bandung. Pada Pertandingan super big mach ini juga di warnai dengan pemberian satu kartu merah kepada pemain Arema fc Dedik Setiawan pada menit 88. Oleh ulah Aremania tersebut, Arema fc terancam sangsi oleh komisi disiplin liga 1 2018. Tetapi sebelum jauh membahas sangsi untuk Arema fc, berikut adalah klarifikasi sebenarnya yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang:


Berikut penjelasan Alan, salah satu Aremania yang berada di stadion kala kericuhan berlangsung:

Aremania memang salah..
Tapi kejadian dilapangan dengan yang ada di kebanyakan media tidaklah sama.
Sebenarnya Aremania bentrok dengan Steward (rompi orange)

1. Laga hampir usai, Aremanita turun untuk menggulung bendera.
2. Aremanita tersebut malah didorong dan dipukul oleh Steward.
3. Teman-teman Aremania tidak terima dan mengamuk turun untuk membantu Aremanita. disitulah terjadi bentrok pertama.
4. Steward entah mencari aman atau gimana langsung menembakkan gas air mata ke arah tribun.
5. Aremania dan Aremanita yg tidak tahu menahu terkena imbasnya dan terjatuh karena sesak dan sulit bergerak.
6. Aremania yang melihat itu makin tidak terima dan adu pukul dengan Steward.
7. Seperti yang terlihat di video, Steward lari berhamburan karena dikerjar Aremania yang sedang marah.
8. Ada juga yg berlari ke arah pemain persib dan official. Imbasnya sasaran ke Steward terkena Pelatih Persib.
9. Indosiar seharusnya tidak menayangkan adegan kekerasan apalagi sampai close up. menurut undang-undang juga ada pasalnya.
10. Manajemen Arema dan seluruh Aremania & Aremanita meminta maaf atas kejadian kemarin Malam.
11. Pelatih, Official dan Pemain Persib sudah aman.
12. Dan Pelatih Persib juga sudah meamaafkan Aremania atas insiden yg mengenahi dahinya.
13. Mari kita tidak saling terprovokasi oleh media dan sosmed.
14. Sekali lagi kami Aremania mengakui kesalahan untuk turun ke lapangan dikarenakan emosi. dan minta maaf sebesar-besarnya kepada semua supporter indonesia.
Terima Kasih

Demikian adalah klarifikasi yang terjadi sebenarnya di atas lapangan, semoga anar suporter klub di indonesia bisa damai. Sehingga tercipta sepakbola Indonesia yang ramah dan aman unruk semua usia dan golongan. Amiin...



sbnasional

About sbnasional -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :

tulis komentar anda disini